Visi Misi Pengabdian Pulisi

Seorang polisi yang sudah senior mengintrogasi polisi junior (katakanlah calon junior) yang akan masuk ke akademi kepolisian, begini ceritanya :

Pulisi Senior : Apa alasanmu bergabung dengan kepolisian republik indonesia ?
Pulisi Junior : jawaban jujur apa jawaban bohong ?
Pulisi senior mikir- mikir bentar hmmm….hmmm..
Pulisi Senior : yang bohong dulu deh
Pulisi Junior : melindungi masyarakat, mengayomi masyarakat, melayani masyarakat, menjadi sabahat anak-anak dan menegakkan kebenaran dan keadilan bagi seluruh rakyak indonesia. (lambemu..)
Pulisi Senior : kalau yang jujur?
Pulisi Junior : pengen nyari duit dengan cepat dan gampang, masa depan terjamin, gengsi di masyarakat, di hormati di masyarakat, mudah dalam urusan pemerintahan, dapet beras tunjangan, makan gaji buta, bisa seenak wudel ku dewe, menyalurkan naluri saya sebagai preman, saya ingin menjadi preman yang digaji (pada banyak literatur, polisi, angkatan militer biasa disebut dengan preman negara)
Pulisi Senior : (angguk-angguk) kamu lulus ujian, selamat ya :)

Kisah Korupsi+Polisi+Pejabat dan Samsat

Rasanya gimana ya hidup di Indonesia, sana-sini banyak birokrasi yang bertele-tele dan sepertinya dibuat-buat, tujuannya saya sendiri kurang begitu tahu sepenuhnya (sesungguhnya saya jangan sampai tahu, karena akan membuat saya semakin jemu dan kesal dengan pemerintah sekarang). OK, mari kita bercerita. Ini bukan hanya cerita, tapi kenyataan. Kemarin saya berbaik hati, menyediakan waktu dan tenaga, saya korbankan waktu istirahat saya hanya untuk datang ke kantor pulisi atau Samsat untuk memperpanjang STNK motor saya, kalau orang birocraaatt bilang bayar pajak. Saya sabar menunggu setiap loket memanggil, kalau tidak salah harus ada 5 loket yang harus dilewati, itu artinya harus melalui 5 step. Sampai loket 5, waktunya mengambil STNK yang sudah disah kan oleh pejabat yang berwenang.

Baca entri selengkapnya »