
Beberapa hari ini saya memasang avatar di YM yang membuat kontroversial. Sebuah gambar segerobolan tukang pukul negara pulisi sedang menganiyaya beberapa orang. Saya mendapatkannya dari google, jadi bukan image rekayasa sendiri, karena saya bukan si pakar teletabis telematika gadungan om roy suryo yang pandai memanipulasi gambar. Kemudian ada beberapa teman yang mengomentari seputar avatar tersebut. Dia bilang gini, mas apa ndak takut kena masalah sama pulisi? Maka saya jawab saja, saya ndak bersalah kok, saya melalui media yang global ini mencoba untuk objective, bahwa yang selama ini di agung-agungkan sebagai pelayan, pengayom dan sahabat masyarakat ini ternyata adalah tukang pukul yang sakit. Karena setahu saya bahwa negara ini adalah negara hukum, bukan negara okol yang selama ini dipraktekkan. Mungkin bagi mereka pencinta okol-okolan ini, cara yang mereka, para tukang pukul negara itu cara yang paling simple menyelesaikan sesuatu setelah menggunakan duid. Baca entri selengkapnya »