Demo Mahasiswa Menyembelih Leher Koruptor

Mahasiswa dari elemen BEM seluruh Indonesia menyembelih seekor tikus di Bundaran HI. Aksi itu sebagai bentuk ancaman terhadap koruptor yang masih merajalela.

“Ini sebagai hukuman yang pantas bagi para koruptor,” kata koordinator BEM seluruh Indonesia, Wahyu Suranto, di tengah-tengah aksi, Rabu (14/1/2009).

Dalam aksinya, 3 ekor tikus dimasukkan ke dalam kandang kawat. Kemudian diarak sekitar 100 orang mahasiswa keliling HI. Mereka berteriak-teriak “gantung koruptor”. Setelah selesai berorasi, penyembelihan tikus tersebut menjadi puncak demontrasi.

“Politisi yang sekarang menjadi caleg yang terlilit kasus korupsi tidak pantas memimpin bangsa,” imbuh Wahyu.

Aksi ini berlangsung sekitar satu jam. Tidak ada penjagaan berarti dari petugas polisi. Mahasiswapun membubarkan diri dengan tertib.

“Ini tikus kami ambil dari laboratorium kampus,” kata Wahyu yang berasal dari kampus IPB Bogor, menjelaskan asal tikus malang yang baru saja disembelihnya.

sumber : detik.com

Komentar : Hajar terus bro… tapi bsk kalau udah lulus, terus jadi PNS ya jangan korupsi ya? nanti masak nyembelih leher sendiri, kan nggak lucu

Oknum TNI Nyuri Tiket Kereta Api Terus Dihajar Massa

Oknum TNI Nyuri Tiket Kereta Api Terus Dihajar Massa

Pada kasus arus balik ini, diberitakan di TV ada oknum TNI yang jadi sok jagoan dengan menumpang kereta tanpa membeli tiket kerata api. Bukan hanya seekor, tetapi banyak ekor. Akhirnya ada salah satu TNI yang kena getahnya dengan dipukuli rame-rame oleh para gali di stasiun. Kejadiannya didaerah jawa timur.  Memangnya oknum TNI itu siapa? kok bisa-bisanya numpang ga bayar, terus apa bedanya dengan pencuri. Mereka pikir dengan jadi TNI, berbadan besar, bisa seenaknya menggunakan fasilitas negara? Memang negara punya nenek lu? ke laut aja mas. Baca entri selengkapnya »

Apakah Pemerintah Bijak ?

Setelah penerimaan Siswa baru, dengan peraturan Sekoah Negeri tidak boleh memungut biaya apapun kepada wali murid. tapi ternyata kabar burung kenyataannya masih ada kepala sekolah yang memungut, bayaran untuk pendaftaran. APAKAH MENURUT ANDA BIJAK PEMERINTAH MELARANG KEPALA SEKOLAH MEMUNGUT UANG PANGKAL ? Andaikan kepala sekolah itu jujur itu bisa digunakan untuk membangun fasilitas sekolah (kalau jujur). Dengan adanya pengadaakn fasilitas akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Bangsa ini, bila hanya mengandalkan uang BOS bisakah fasilitas sekolah ditingkatkan ? bisakah kualitas bangsa ini ditingkatkan (Klo sekedar bisa baja saja, APA GA KETINGGALAN JAMAN !! (YA… IYALAH PASTI ).

Ada lagi kebijakan, sekolah Negeri tidak boleh menjual buku, kaos olahraga, seragam sekolah. nach ini juga kebijakan yang bikin bingung. bagaimana tidak bingung guru tidak punya pegangan, bingung mau ngajar apa (guru bingung ga dapet ceperan udah gaji kecil di larang jualan nasiib !!), Saat Wali murid bertanya Pak, Buku apa yang digunakan, pak/bu guru bingung entahlah nunggu keputusan pemerintah !! (capek dech)

ada berita lagi katanya disediakan buku dalam yang bisa di download, itu mater SD N yang saya tahu, ini tambah membingungkan, kenal internet saja ga ? bagaimana mo download. ketika dapat edaran dari uptd download di situs ini. si kepala sekolah malah bilang unduhnya di mana , langiiit !!!

klo pun bisa sekarang di prin dengan jumlah eksemplar yang banyak apa tidak tambah mahal ?

klo pun bisa di foto copy setelah di prin dengan jumlah yang banyak apa tidak tambah mahal ?

apa iya di download trus di lihat via PC apa iya semua wali murid punya komputer ?

CAPEEK DECH ………….

Visi Misi Pengabdian Pulisi

Seorang polisi yang sudah senior mengintrogasi polisi junior (katakanlah calon junior) yang akan masuk ke akademi kepolisian, begini ceritanya :

Pulisi Senior : Apa alasanmu bergabung dengan kepolisian republik indonesia ?
Pulisi Junior : jawaban jujur apa jawaban bohong ?
Pulisi senior mikir- mikir bentar hmmm….hmmm..
Pulisi Senior : yang bohong dulu deh
Pulisi Junior : melindungi masyarakat, mengayomi masyarakat, melayani masyarakat, menjadi sabahat anak-anak dan menegakkan kebenaran dan keadilan bagi seluruh rakyak indonesia. (lambemu..)
Pulisi Senior : kalau yang jujur?
Pulisi Junior : pengen nyari duit dengan cepat dan gampang, masa depan terjamin, gengsi di masyarakat, di hormati di masyarakat, mudah dalam urusan pemerintahan, dapet beras tunjangan, makan gaji buta, bisa seenak wudel ku dewe, menyalurkan naluri saya sebagai preman, saya ingin menjadi preman yang digaji (pada banyak literatur, polisi, angkatan militer biasa disebut dengan preman negara)
Pulisi Senior : (angguk-angguk) kamu lulus ujian, selamat ya :)

Kisah Korupsi+Polisi+Pejabat dan Samsat

Rasanya gimana ya hidup di Indonesia, sana-sini banyak birokrasi yang bertele-tele dan sepertinya dibuat-buat, tujuannya saya sendiri kurang begitu tahu sepenuhnya (sesungguhnya saya jangan sampai tahu, karena akan membuat saya semakin jemu dan kesal dengan pemerintah sekarang). OK, mari kita bercerita. Ini bukan hanya cerita, tapi kenyataan. Kemarin saya berbaik hati, menyediakan waktu dan tenaga, saya korbankan waktu istirahat saya hanya untuk datang ke kantor pulisi atau Samsat untuk memperpanjang STNK motor saya, kalau orang birocraaatt bilang bayar pajak. Saya sabar menunggu setiap loket memanggil, kalau tidak salah harus ada 5 loket yang harus dilewati, itu artinya harus melalui 5 step. Sampai loket 5, waktunya mengambil STNK yang sudah disah kan oleh pejabat yang berwenang.

Baca entri selengkapnya »

SIM BARU…. SIM BARU…

Bikin Di Colombo, kata orang harus pake calo.. klo ga , tidak akan bisa. Itu pernyataan beberapa orang yang aku kenal. Bukan tidak percaya pada orang-orang tapi denger-denger negeri ini sedang gencar – gencarnya memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme. Dengan PD akhirnya aku putuskan untuk mengurus SIM sendiri, pertama fotocopy lancar, beli formulir lancar, isi formulir dibantu, test kesehatan lancar tidak ada gangguan. Tapi sebenarnya ada sedikit gangguan bukan menimpaku karena kebetulan mata kesehatan ku baik-baik saja. Tapi ada seorang wanita yang kebetulan bermasalah dengan matanya, dan dia kepingin lolos SIM, dengan nada memelas pak tolong di loloskan sambil menyerahkan beberapa lembar rupiah. (siapa yang salah ? ) dan wanita tersebut lolos.
Sekarang tinggal ujian tulis, ujian tulis menggunakan komputer aku kerjakan saja ujian ini dengan tenang. Pertama hasil uji coba lulus dengan nilai 70 siip. Kemudian melalui ujian tulis yang sesungguhnya. Beberapa menit ujian tulis akhirnya sampai pada soal terakhir enter dan muncul anda tidak lolos. OK aku akan coba seminggu lagi
Akhirnya pulang, sampai di rumah aku beritakan bahwa tidak lolos, menurut asumsi beberapa keluarga atau lebih tepatnya vonis keras. “KAMU TIDAK AKAN LOLOS !!, SUDAH KAMU KE CALO SAJA ”. Akhirnya dengan berat hati aku cari calo di colombo, rasanya tidak puas belum membuktikan semuanya. Setelah tawar menawark terjadi kesepakatan harga.
Semua berkas diserahkan pada calo, yang dia katanya seorang pejabat di kepolisian. Dengan pakaian singlet dia menemui para mangsanya, beres semua bisa di atur. Dia menjelaskan padaku bahwa bagaimanapun pinternya kamu sarjana sekalipun , kamu nggak bakalan lolos karena yang bikin sistem komputernya dia ? anech !!
Akhirnya setelah di ombang – ambingkan 2 minggu ikut ujian tulis, tapi sebelumnya sudah di ajari sama calo tentang jawabanya. Sampai di ruang ujian yang inget ya di jawab yang ngga ya di jawab sembarangan. Akhirnya ujian tulis lolos.
Saatnya ujian praktik, di ujian praktik ini ada praktik tak sehat sebenarnya tanpa ujian pun sudah lolos tapi biar tidak mencolok salah satu dari kalian harus ikut ujian mewakili yang lain.
Ini nyata dan kisah nyata klo tidak percaya silah coba dech …..
Bagaimana dengan kota-kota lain di Indonesia ?

oleh cahyo.onsby@yahoo.co.id