Avatar Saya Gambar Pulisi Mengeroyok


Beberapa hari ini saya memasang avatar di YM yang membuat kontroversial. Sebuah gambar segerobolan tukang pukul negara pulisi sedang menganiyaya beberapa orang. Saya mendapatkannya dari google, jadi bukan image rekayasa sendiri, karena saya bukan si pakar teletabis telematika gadungan om roy suryo yang pandai memanipulasi gambar. Kemudian ada beberapa teman yang mengomentari seputar avatar tersebut. Dia bilang gini, mas apa ndak takut kena masalah sama pulisi? Maka saya jawab saja, saya ndak bersalah kok, saya melalui media yang global ini mencoba untuk objective, bahwa yang selama ini di agung-agungkan sebagai pelayan, pengayom dan sahabat masyarakat ini ternyata adalah tukang pukul yang sakit. Karena setahu saya bahwa negara ini adalah negara hukum, bukan negara okol yang selama ini dipraktekkan. Mungkin bagi mereka pencinta okol-okolan ini, cara yang mereka, para tukang pukul negara itu cara yang paling simple menyelesaikan sesuatu setelah menggunakan duid.

Saya hanya akan menyebutkan beberapa contoh kekerasan yang dilakukan pulisi. Beberapa minggu yang lalu, ada kasus salah tangkap yang dilakukan para aparat, ujungnya daripada mereka malu, maka mereka melakukan pemaksaan agar mengaku bersalah dan melakukan kejahatan itu. Saya memiliki teman YM yang memiliki pengalam seperti diatas. Perilaku macam apa ini? mereka sadar sendiri bahwa mereka adalah penegak hukum, kenapa mereka sendiri melakukan kejahatan? Mungkin saya saja yang terlalu lugu dan naif menanggapi kemunafikan ini. Contoh lain, ketika banyak dimasyarakat tersebar berita miring tentang pulisi, Ketika mereka melakukan penggerebekan penjahat, malah mereka sendiri yang penjahat, karena menakuti warga sipil dengan bedil yang mereka tenteng, perilaku yang ganas. Itu akan membuat pengalaman buruk bagi warga sipil. Seharusnya mereka tahu hal ini.

Jadi kesimpulannya, apa salah saya memasang avatar YM seperti itu? Apakah pulisi nanti akan menangkap saya? justru sebaliknya bahwa jika pembaca adalah seorang pulisi, maka saya menuntut tanggung jawab profesi pembaca sebagai seoarang pulisi menanggapi gambar diatas. Sudah banyak komentar tentang gambar diatas, bisa dilihat disini. Silahkan tulis komentar anda.

Pernah saya di tanya, apa kamu pernah disakit oleh pulisi? Saya ndak pernah melanggar hukum, paling jauh melanggar trafic light, itupun karena terpaksa, kalau begitu saya seharusnya tidak pernah disakiti pulisi. Jawabannya saya memang belum disakiti kok. Terus kenapa kamu bersikap seperti itu, sepertinya anti banget, kenapa? saya ndak suka dengan cara mereka bekerja, cara mereka membentuk image kepolisian yang katanya pahlawan di masyarakat, tetapi dalamannya bull shit. i just wanna saya, f**k you all.

Note: kalaupun koransore nantinya di bredel, bahkan di blokir oleh telkom, saya sangat menyayangkan bahwa negera ini tidak bisa belajar dan mendengar. Bukan koran sore jika tidak menimbulkan kontroversial, he he.

2 Tanggapan ke “Avatar Saya Gambar Pulisi Mengeroyok”

  1. Catatan Alumni SMA 2 Btp » Blog Archive » Pasang Avatarmu ! Says:

    [...] ya sebagai avatar, bukan seperti admin ra ngenah iki, he he yang masang foto cewek. Jangan juga masang avatar yang kontroversial. Untuk mengeset avatar temen2, bisa mampir ke gravatar, tempat untuk mengatur avatar secara global [...]

  2. Siapa Ikut Aliran 3D ? « Koran Sore Says:

    [...] Januari 3, 2009 — koransore salah satunya saya. Meski saya bukan PNS, atau polisi, polri atau anggota caleg apalagi DPRD, saya memutuskan untuk ikut aliran 3D. Ngomong-ngomong, 3D apaan [...]


Tinggalkan Balasan